LIGA INGGRIS

Informasi Terupdate Liga Inggris

Di Balik Kejayaan Rio Ferdinand Tersimpan Luka yang Masih Terasa

Bagikan

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengungkap sisi lain dari kehidupannya setelah pensiun. Di balik karier gemilangnya, ia kini harus menghadapi dampak cedera punggung yang diderita selama bertahun-tahun. Bahkan, pada kondisi tertentu, ia mengaku harus menggunakan kursi roda karena rasa sakit yang tak tertahankan.

Di Balik Kejayaan Rio Ferdinand Tersimpan Luka yang Masih Terasa

Kini berusia 47 tahun, Ferdinand merasakan akumulasi cedera yang dulu kerap ia abaikan demi tetap tampil di lapangan. Ia menghabiskan hampir 600 pertandingan di level klub dan internasional. Enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions menjadi bukti kejayaannya bersama Manchester United.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Namun, kesuksesan itu datang dengan harga mahal. Pada masanya, sepak bola Inggris dikenal sangat keras. Benturan fisik dan tekel keras menjadi hal biasa. Sebagai bek tengah, Ferdinand sering menjadi benteng terakhir timnya dan harus menerima risiko fisik yang besar.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Pengorbanan Demi Tetap Bermain

Sepanjang kariernya, Ferdinand tercatat hanya mengalami 11 cedera resmi. Angka itu tergolong rendah untuk pemain dengan karier panjang. Ia juga relatif terhindar dari cedera lutut atau hamstring yang sering menimpa pemain lain.

Meski demikian, punggungnya menjadi titik lemah yang terus berulang. Pada musim 2009/2010, ia absen dua bulan dan melewatkan 15 pertandingan. Sebelumnya, ia juga sempat menepi akibat gangguan serupa di musim berbeda. Cedera ini perlahan menjadi masalah serius.

Ferdinand mengakui selama enam tahun ia bergantung pada obat pereda nyeri dan suntikan agar tetap bisa bermain. Dampaknya terasa setelah pensiun. Ia pernah dirawat di rumah sakit dan bahkan harus menggunakan kursi roda selama beberapa hari ketika rasa sakit datang tiba-tiba.

Baca Juga: Arsenal Hadapi Februari Super Sibuk Usai Lolos Final Carabao Cup

Pendekatan Baru untuk Kesehatan

Di Balik Kejayaan Rio Ferdinand Tersimpan Luka yang Masih Terasa

Setelah gantung sepatu pada 2015, Ferdinand mulai menyadari pentingnya perawatan jangka panjang. Ia kini rutin berkonsultasi dengan fisioterapis untuk mengatasi masalah punggungnya. Pendekatan yang ia jalani lebih menyeluruh dibanding saat masih aktif bermain.

Ia juga bekerja sama dengan pelatih pribadi untuk memastikan latihan yang dilakukan sesuai dengan kondisi tubuhnya. Menurutnya, pemahaman tentang pencegahan cedera baru benar-benar ia sadari setelah pensiun.

Ferdinand mengaku menyesal tidak lebih fokus pada pencegahan saat masih bermain. Kini, ia belajar bahwa menjaga tubuh jauh lebih penting daripada sekadar memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga di usia yang tidak lagi muda.

Tetap Aktif Demi Keluarga

Meski menghadapi tantangan fisik, Ferdinand bertekad tetap menjalani gaya hidup aktif. Ia ingin menjadi contoh bagi kelima anaknya tentang pentingnya hidup sehat dan kerja keras. Baginya, nilai-nilai tersebut harus ditunjukkan lewat tindakan nyata.

Setelah pindah ke Dubai bersama keluarga, ia terus menjaga rutinitas olahraga dengan pergi ke gym setiap pekan. Selain menjaga fisik, aktivitas ini juga membantu kesehatan mentalnya. Ia merasa tetap produktif dan terhubung dengan semangat kompetitif yang dulu membesarkannya.

Kini, Ferdinand tetap dekat dengan dunia sepak bola sebagai pundit. Meski tubuhnya tak lagi sekuat dulu, semangatnya tidak pudar. Di balik kejayaan masa lalu, ia menerima konsekuensi fisik dengan lapang dada dan terus berjuang menjalani hidup secara aktif dan positif. Simak terus pembahasan Liga Inggris terupdate lainnya hanya di ligainggris.id.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.