Ritual Unik Senne Lammens Bikin Sarung Tangan Kiper Lebih Sakti
Kiper muda Manchester United, Senne Lammens, memiliki kebiasaan unik sebelum menjalani pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merendam sarung tangan kiper di jacuzzi beberapa jam sebelum bermain. Ritual tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas cengkeraman sarung tangan agar lebih maksimal saat digunakan di lapangan.

Kebiasaan ini bukan muncul begitu saja. Lammens mengaku mendapat inspirasi dari mantan kiper Liverpool, Simon Mignolet. Ia menilai cara tersebut cukup efektif karena sarung tangan baru biasanya terasa kaku saat pertama kali digunakan.
Menurut Lammens, sarung tangan yang direndam dalam air hangat menjadi lebih fleksibel dan memiliki grip yang lebih baik. Hal ini sangat membantu dirinya ketika harus melakukan penyelamatan penting selama pertandingan berlangsung.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
Â
Cara Lammens Menyiapkan Sarung Tangan Andalan
Dalam sebuah wawancara di podcast Fozcast bersama mantan kiper Inggris Ben Foster, Lammens menjelaskan secara detail ritual tersebut. Ia biasanya menggunakan sarung tangan baru untuk setiap pertandingan agar performanya tetap maksimal.
Namun sebelum digunakan, sarung tangan tersebut tidak langsung dipakai begitu saja. Jika pertandingan digelar pada hari Sabtu, Lammens akan mulai berlatih menggunakan sarung tangan itu pada hari Jumat. Sebelum latihan dimulai, sarung tangan terlebih dahulu direndam dalam air panas selama sekitar setengah jam.
Setelah itu, ia kembali merendamnya sebentar sebelum rapat tim dimulai. Sarung tangan yang sudah dipersiapkan tersebut kemudian dipakai saat sesi pemanasan hingga pertandingan berlangsung. Menurut Lammens, cara ini membuat sarung tangan terasa lebih nyaman dan siap digunakan.
Baca Juga:Â Michael Carrick Tetap Tenang Hadapi Kritikan dari Paul Scholes
Performa Lammens Bersama Manchester United

Sejak bergabung dengan Manchester United pada musim panas lalu, Senne Lammens langsung menunjukkan performa yang mengesankan. Kiper asal Belgia tersebut didatangkan dari Royal Antwerp dengan nilai transfer sekitar 18,1 juta pound.
Di musim perdananya di Old Trafford, Lammens berhasil tampil konsisten sebagai penjaga gawang utama. Dari 23 pertandingan Premier League yang ia jalani, ia hanya kebobolan 29 gol. Catatan tersebut membuatnya dipercaya menjadi kiper utama tim.
Kepercayaan tersebut juga datang setelah perubahan di posisi penjaga gawang. Altay Bayindir harus rela turun ke bangku cadangan, sementara Andre Onana dipinjamkan ke klub Turki, Trabzonspor. Situasi ini membuat Lammens mendapatkan kesempatan besar untuk membuktikan kualitasnya.
Perjalanan Karier dari Antwerp ke Old Trafford
Sebelum berseragam Manchester United, Lammens bermain selama dua musim bersama Royal Antwerp. Selama periode tersebut, ia tampil sebanyak 64 kali di berbagai kompetisi dan membantu timnya meraih gelar Belgian Super Cup pada musim debutnya.
Penampilan impresifnya di Belgia membuat banyak klub mulai memperhatikannya. Manchester United kemudian datang dengan tawaran serius setelah beberapa kali memantau langsung permainannya. Lammens mengaku awalnya tidak percaya ketika mendengar kabar tersebut.
Baginya, kesempatan bergabung dengan klub sebesar Manchester United terasa seperti mimpi. Ia bahkan sempat mengira kabar tersebut hanya rumor. Namun setelah komunikasi berlangsung sepanjang musim panas, transfer tersebut akhirnya benar-benar terwujud pada hari terakhir bursa transfer.
Kini Lammens mulai menikmati perannya sebagai kiper utama di salah satu klub terbesar di dunia. Ia berharap dapat terus berkembang dan membantu Manchester United meraih hasil terbaik, termasuk dalam pertandingan penting melawan Aston Villa di Premier League. Selalu ikuti informasi Liga Inggris terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum di ligainggris.id.
