Derby Manchester MU Kalahkan City Mbeumo dan Dorgu Jadi Pahlawan
Manchester United dan Manchester City membuka Derby Manchester dengan tensi tinggi sejak menit awal di Old Trafford. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di LIGA INGGRIS.

City langsung menguasai bola, namun peluang pertama justru hadir dari tuan rumah. Umpan sepak pojok Bruno Fernandes disambut sundulan Harry Maguire, tapi bola hanya membentur mistar gawang meski ia menang duel udara melawan Erling Haaland.
Insiden menarik terjadi pada menit ke-11 ketika Diogo Dalot diganjar kartu kuning akibat tekel terlambat ke tulang kering Jeremy Doku. VAR sempat memeriksa, tetapi keputusan tetap bertahan. City kemudian menekan, dengan Bernardo Silva hampir mencetak gol lewat sundulan dari umpan silang Semenyo pada menit ke-15, namun bola melambung di atas mistar.
Gol United sempat tercipta lewat Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes pada menit ke-41, tetapi kedua gol dianulir VAR karena offside tipis. Babak pertama pun berakhir tanpa gol, namun drama dan tensi tinggi membuat pertandingan semakin seru.
Babak Kedua United Lebih Ganas
Memasuki babak kedua, City mencoba mengontrol permainan, tetapi United tampil lebih efektif. Pada menit ke-54, Erling Haaland mendapat peluang emas, namun Lisandro Martinez melakukan tekel krusial untuk menggagalkan ancaman. United kemudian membalas melalui serangan cepat, namun Donnarumma tampil gemilang dengan dua penyelamatan beruntun terhadap Amad Diallo dan Casemiro.
Gol pembuka akhirnya hadir pada menit ke-65. Bruno Fernandes memberi umpan matang kepada Bryan Mbeumo yang tenang menuntaskan tendangan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang City. Keunggulan ini memacu semangat United, sementara City mulai frustrasi menghadapi rapatnya pertahanan lawan.
Keunggulan ditambah pada menit ke-76 lewat gol Patrick Dorgu yang menyelesaikan umpan tarik Cunha dari flank kanan. City mencoba menyerang, tapi United disiplin menjaga lini belakang. Amad Diallo hampir menambah gol sebelum peluang Mason Mount dianulir VAR karena offside.
Baca Juga: Fletcher Soroti Kepercayaan Diri yang Runtuh di Manchester United
Dampak Kemenangan bagi MU

Hasil ini membawa Manchester United menembus empat besar klasemen Premier League 2025/2026 dengan 25 poin dari 22 laga. Kemenangan atas rival sekota menjadi modal penting bagi MU untuk menjaga momentum positif dan menambah kepercayaan diri skuad menjelang laga-laga berikutnya.
Bagi City, kekalahan ini menjadi peringatan agar fokus lebih baik di laga besar. Mereka tetap berada di peringkat dua dengan 43 poin, namun tekanan terhadap Pep Guardiola meningkat. United membuktikan bisa tampil agresif dan efektif dalam duel besar, terutama melalui serangan balik cepat dan disiplin pertahanan.
Kemenangan juga menjadi bukti kemampuan pemain muda seperti Mbeumo dan Dorgu tampil sebagai penentu laga penting. Kontribusi mereka menambah variasi serangan dan memberi alternatif strategi bagi Bruno Fernandes dan Casemiro di lini tengah.
Statistik dan Sorotan Lain
Selama laga, United dan City sama-sama mencatat peluang penting, tetapi efektivitas serangan United lebih tinggi. VAR memainkan peran besar dengan menganulir beberapa gol offside, yang menunjukkan ketelitian wasit dalam memimpin derby. Pertahanan United tampil solid, sementara City kesulitan menembus blok pertahanan yang rapat.
Drama juga hadir dari kartu kuning Dalot dan insiden fisik lain yang membuat tensi pertandingan tinggi. Meski peluang emas City datang dari Haaland dan Silva, lini pertahanan United bekerja sempurna di bawah tekanan.
Secara keseluruhan, Derby Manchester kali ini menjadi contoh bagaimana disiplin, serangan balik cepat, dan efektifitas penyelesaian peluang menentukan hasil akhir. United membuktikan mereka bisa bersaing dengan tim-tim papan atas, sementara City harus memperbaiki efektivitas di laga besar. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di ligainggris.id.